#KlubStartup

Rabu, 14 Maret 2012

Intisari Animasi dengan 'Teknik Image'

 Intisari Animasi dengan 'Teknik Image'


Game dan animasi merupakan dua hal yang saling berkaitan satu sama lain. Jika ingin mempelajari pembuatan game, diharuskan menguasai teknik dan metode animasi. Begitu pula sebaliknya, jika ingin mendalami penggunaan animasi, maka haruslah memahami pembuatan game.

Oleh karena itu, pada mata kuliah "Pengantar Teknologi Game" ini ikut disertakan materi tentang teknik pembuatan animasi. Teknik animasi terbagi dalam 8 teknik sebagai berikut:
  1. Animasi Dengan Teknik Image
  2. Animasi Dengan Teknik Xoring
  3. Animasi Dengan Teknik Make
  4. Animasi Dengan Teknik Object Sprite
  5. Animasi Dengan Teknik Object Frame
  6. Animasi Dengan Teknik Frame
  7. Animasi Dengan Teknik BitBit
  8. Animasi Dengan Teknik Real-Time

Animasi dengan Teknik Image
Dari 8 teknik tersebut, teknik image merupakan teknik paling dasar dalam pembuatan animasi dimana beberapa buah gambar (image) dalam satu model dengan penempatan posisi yang berbeda digabungankan menjadi satu. Dengan teknik ini, gambar kelihatan bergerak yang pada dasarnya merupakan kumpulan dari beberapa gambar yang disusun secara berurutan dan dijalankan dalam waktu yang relatif singkat. Satuan yang biasa digunakan untuk perhitungan ini adalah Frame per Second (FPS), dimana semakin tinggi FPS maka semakin banyak gambar yang digunakan dalam waktu 1 detik.

 Contoh penggunakan Teknik Image:
6 buah image dijadikan sebuah animasi dalam format .gif




Selasa, 13 Maret 2012

Intisari Genre 'Fighting Game'

 Intisari Genre 'Fighting Game'

Fighting Game adalah salah satu genre video game dimana seorang player mengontrol seorang karakter di layar permainan dan melakukan pertarungan jarang dekat (close combat) dengan seorang lawan. Karakter-karakter yang dimainkan biasanya mempunyai kekuatan yang seimbang dan pertarungan dilakukan melalui pertarungan beberapa ronde dalam sebuah arena yang beragam. Player juga harus menguasai teknik-teknik dasar seperti menyerang, bertahan, serangan balik, serta melakukan beberapa teknik dasar tersebut dalam satu rentetan yang biasa dikenal dengan sebutan 'combo'. Sejak awal tahun 90-an, hampir semua Fighting Game menyediakan 'Special Attack' yang memungkinkan player untuk menggunakan teknik khusus yang berbeda dari teknik dasar melalui kombinasi tombol tertentu.



Di tahun 1991, genre Fighting Game mulai booming dan semakin populer sejak kemunculan Street Fighter II yang dikembangkan oleh 'Capcom'. Genre Fighting Game pun menjadi genre paling digemari karena unsur kompetitifnya di pertengahan tahun 90-an, khususnya pada bidang 'arcade'. Selama periode booming Fighting Game ini, muncul game-game serupa mengikuti jejak Street Fighter II, seperti Mortal Combat, Virtua Fighter, dan Tekken.


Di akhir tahun 90-an, genre Fighting Game khususnya dalam bidang arcade semakin berkurang playernya seiring dengan perkembangan home console video game. Dan di era Milenium baru ini, genre ini masih tetap populer, meskipun dalam proporsi yang lebih kecil daripada sebelumnya. Hal ini dikarenakan semakin populernya genre lain seperti RPG, Strategy, FPS, Action, dan Internet Multiplayer Gaming.


Disarikan dari:
http://en.wikipedia.org/wiki/Fighting_game






Sabtu, 04 Februari 2012

Review Final Fantasy VII: Crisis Core (PSP)



Oleh: Enlik

Bagi para penggemar Final Fantasy, FFVII bisa dibilang FF terbaik yg pernah dibuat oleh Squaresoft (sekarang Square Enix). Oleh karena itu, tidak heran Square Enix mengembangkan sequel maupun prequelnya. FFVII: Crisis Core ini merupakan bagian dari "Compilation of Final Fantasy VII" yang terdiri dari: Advent Children, Before Crisis, Crisis Core, dan Dirge of Cerberus. Jika dilihat dari inisialnya masing-masing, terlihat berurutan AC, BC, CC, dan DC. Dari sumber yang saya baca, hal ini sebenarnya tidak direncanakan oleh Square Enix pada awalnya.

Ok langsung saja ke penilaian, let see.

Story (10/10)
Prequel FF terbaik yg pernah dibuat oleh Square Enix. Di game ini, dijelaskan cerita beberapa tahun sebelum kejadian di FFVII dimulai. Midgard masih dalam tahap pembangunan, kisah Cloud sebelum menjadi SOLDIER, dan tentunya kisah masa lalu Zack Fair sebagai tokoh utama di game ini. Kematian Zack Fair di Ending Game ini menjadi salah satu momen menyedihkan yang paling diingat fans FF setelah kematian Aerith FFVII dan Tidus FFX.

Graphics (10/10)
Untuk standar grafik game PSP, kualitas grafik game ini sungguh menawan. Memaksimalkan kemampuan grafis PSP, game ini bisa dibilang setara dengan game FFX dan FFXII di PS2. Luar biasa.


Controls (7/10)
Control game yang sederhana, player pun akan dengan cepat menguasainya saat tutorial battle di awal game. Akan tetapi, lama kelamaan seiring game berjalan, kontrol game terasa monoton karena kurangnya variasi dan combo-combo yang biasanya sering diterapkan dalam game Hack n Slash.

Gameplay (6/10)
Gameplay yang sederhana dan mudah dipahami. Player hanya perlu mengontrol Zack Fair sebagai satu2nya tokoh yg dapat dimainkan. Sistem random encounter kembali diterapkan, yang bagi beberapa player terasa membosankan jika terlalu banyak. Dan sistem yang paling menyebalkan pada game ini, yaitu DMW, dimana player hanya perlu diam menunggu roulette berputar dan Zack akan mengeluarkan Special Attack. DMW terkadang justru membuat lama pertarungan, apalagi terjadi saat hp musuh hanya tinggal 1-2 kali serangan. Sungguh sistem yang menyebalkan dalam game ini. Peran Summon seperti Ifrit, Bahamut, dll juga tidak terlalu efektif dalam game. Boss in Game pun baru terasa sulit menjelang bagian akhir game. 'Replayable' game ini pun kurang berkesan, kecuali bagi player yang ingin menyelesaikan 'Mission Mode' dan menghadapi Sidequest Boss yang cukup tangguh.


Final Score (33/40)
Sebagai bagian dari "Compilation of FFVII", game ini pun wajib menjadi koleksi bagi fans FFVII . Tidak heran game ini menjadi salah satu best seller dari PSP.