#KlubStartup

Senin, 03 Desember 2012

Bedah Website E-Commerce, Tokopedia.com

Logo Tokopedia

 Sejarah Perusahaan

Ide Tokopedia berawal pada akhir tahun 2007, di warteg samping Gedung Cyber, Jakarta Selatan.
PT Tokopedia didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada tanggal 6 Februari 2009, sedangkan Tokopedia.com dibuka untuk public beta pada tanggal 17 Agustus 2009.
Tokopedia menerima pendanaan awal sebesar Rp. 2,5 miliar dari PT. Indonusa Dwitama dan setelah kesuksesan awal, Tokopedia menerima dana investasi lebih lanjut dari East Ventures, perusahaan yang berbasis di Singapura yang fokus terhadap investasi kepada bisnis internet yang sedang berkembang.
Dengan ini, Batara Eto (co-founder dan ex-CTO dari Mixi.jp - situs jejaring sosial terbesar di Jepang), Willson Cuaca (pendiri dari XSago, perusahaan aplikasi mobile berbasis di Singapura), Taiga Matsuyama and Chandra Tjan dari East Ventures sekarang diangkat menjadi anggota Board of Directors Tokopedia.
Kemudian pada tanggal 19 April 2011, pihak Tokopedia mengumumkan bahwa CyberAgent Ventures dari Jepang turut melakukan investasi kepada Tokopedia. Menurut sumber yang didapat dari TechCrunch, DailySocial melaporkan bahwa nilai investasi kali ini adalah sebesar US$700,000.- yang ditukar dengan 10% saham Tokopedia. Dengan ini, valuasi nilai perusahaan Tokopedia per bulan April 2011 itu sudah mencapai nilai US$7,000,000.-

Visi-Misi Perusahaan

Memberikan kesempatan bagi setiap individu bisnis maupun UKM untuk membuka toko-online mereka dengan cara yang sangat mudah, dan memungkinkan terjadinya transaksi online yang lebih nyaman dan aman.

 

Homepage Tokopedia

 

Kelebihan Website

Diambil dari halaman About Tokopedia, beberapa kelebihannya antara lain:

Kekurangan Website

 Beberapa kekurangan Tokopedia diantaranya:
  1. Hanya menjual barang yang ready stock
  2. Jasa pengiriman hanya menggunakan Tiki JNE
  3. Belum ada mendukung online payment seperti Credit Card, Paypal, dan sebagainya  

Saran

Implementasi online payment dan peningkatan keamanan dalam berbelanja online sehingga pembeli dan penjual bisa melakukan transaksi dengan cepat dan aman.


Sumber gambar:
http://www.navinot.com/2009/08/13/keseriusan-william-tanuwijaya-mengolah-tokopedia/

Referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Tokopedia
http://tokopedia.wordpress.com/2009/06/20/every-end-is-a-new-beginning/
http://blog.tokopedia.com/2011/05/anwar-ardhana-amanah-kejujuran-keramahan-dedikasi/

Quiz V-Class Jaringan Komputer Lanjut 4IA16

Soal:
1.)Apakah dimaksud dengan komunikasi broadband ?
2.)Sebutkan keuntungan SONET !
3.)Jelaskan prinsip kerja dari ATM !
4.)Apakah yang dimaksud dengan DSL!

Jawaban:
1.)Komunikasi Broadband adalah komunikasi jalur lebar yang sering dipanggil internet dengan kecepatan tinggi, karena biasanya memiliki kecepatan aliran data yang tinggi. Namun dalam prakteknya, jalur broadband sering tidak sesuai dengan yang diiklankan oleh ISP oleh karena jumlah pelanggan yang melebihi kapasitas hubungan yang bisa ditangani.

2.)Keuntungan SONET (Synchronous Optical NETwork):
  • Memberikan fungsional yang bagus pada jaringan kecil, sedang, dan besar.
  • Manajemen bandwidth berfungsi untuk proses routing, dan manajemen trafik
  • Jaringan backbone berfungsi menyediakan konektivitas untuk jaringan jarak jauh
3.)Prinsip kerja dari ATM (Asyncrhonous Transfer Mode):
  • Seluruh informasi yang ditransfer akan dibagi menjadi slot-slot dengan ukuran tetap yang disebut sel. Ukuran sel pada ATM adalah 53 oktet (1 oktet = 8 bits)
  • ATM tidak melibatkan routing
  • Data mengalir langsung dari sumber ke tujuan
4.)DSL (Digital Subscriber Line)
Merupakan teknologi yang menyediakan penghantar data digital melalui kabel yang digunakan dalam jarak dekat dari jaringan telepon setempat. Kecepatan upload lebih rendah dari download pada ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) dan sama cepat untuk SDSL (Symmetric Digital Subscriber Line)

Kelas: 4IA16
Mata Kuliah : Jaringan Komputer Lanjut
Dosen: Muhammad Achsan Isa Al Anshori

Senin, 29 Oktober 2012

Enam Tahap Menjadi Seorang Teknopreneur Sukses

Menurut sumber berbahasa Indonesia, Teknopreneurship adalah kemampuan menciptakan nilai tambah komersial secara konsisten dari inovasi teknologi, baik dalam produk maupun proses, sehingga memiliki keunggulan kompetitif. Tokoh-tokoh dunia yang sukses dalam bidang ini di antaranya adalah Bill Gates, Steve Job, Sergey Brin, Larry Page, Mark Zuckerberg, dan masih banyak tokoh-tokoh lainnya.


Pada tulisan ini, saya akan melihat enam tahap untuk menjadi seorang Teknopreneur atau Wirausahawan Sukses yang dibagi ke dalam 6 tahap:
  1. Inspire/Celebrate
  2. Discovery
  3. Action
  4. Startup
  5. Scale
  6. High Growth

Tahap pertama, ‘Inspire/Celebrate’, Anda mendapat ide dan passion untuk memulai perjalanan kewirausahaan Anda. Ide tersebut dapat berupa ide kreatif, inovatif, edukatif, dan sebagainya yang dapat menginspirasi dan memotivasi banyak orang.

Tahap kedua, ‘Discovery’, Anda mulai menemukan jiwa kewirausahaan Anda, ingin menjadi seorang Wirausahawan. Hal-hal yang dilakukan pada tahap ini biasanya mencari wadah, grup, komunitas, program, sampai buku-buku yang sesuai dengan ide dan passion Anda. Bersama-sama membangun komunitas yang sesuai dan banyak belajar tentang dunia Startup dan Kewirausahaan.

Tahap ketiga, ‘Action’, satu kata ini menjadi ‘jimat’ bagi setiap orang Wirausahawan, dimana dengan satu kata ‘Action’, Anda kini resmi menjadi seorang Wirausahawan. Mencari tim, rekan kerja, partner bisnis, bahkan ide baru. Lalu membangun jaringan sampai proses pencarian ‘pasangan hidup’ dalam dunia kewirausahawan yang biasa disebut ‘Co-Founder’.

Tahap keempat, ‘Startup’, tim berhasil dibentuk, rekan kerja didapat, tim yang solid telah terbentuk, secara bersama-sama memasuki tahap yang penuh tantangan, ujian, dan cobaan. Disini Anda juga dapat memikirkan model bisnis yang akan digunakan oleh startup Anda, target pasar, biaya sehari-hari, dan sebagainya.

Tahap kelima, ‘Scale’, model bisnis Anda terapkan dengan baik, kini Startup Anda sudah memiki produk [paling tidak] hebat. Venture Capital mulai melirik Startup Anda untuk dikembangkan dalam skala yang lebih besar. Disini Anda dituntut untuk memberikan pelayanan ekstra kepada pelanggan atau target pasar Startup Anda sehingga skala Startup Anda sedikit demi sedikit meningkat.

Dan tahap yang keenam(terakhir), ‘High Growth’, Startup Anda tumbuh pesat, Anda mempunyai tim yang luar biasa solid, cabang usaha berhasil berkembang, rekan bisnis datang, dan perlahan-lahan [tapi pasti] Startup Anda tumbuh menjadi sebuah perusahaan, enterprise yang dikenal masyarakat IT dunia. Anda berhasil menjadi Teknopreneur yang sukses

Sumber gambar:

Referensi: